Kanwil Kemenag Lampung Luncurkan SIDAK Secara Virtual

Kanwil Kemenag Lampung Luncurkan SIDAK Secara Virtual

Lampung, Kanwil Lampung (Humas) – Untuk mewujudkan salah satu program prioritas Menteri Agama yakni transformasi digital, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung meluncurkan Sistem Informasi Data Keagamaan (SIDAK) secara virtual, Jumat, 3 September 2021.

SIDAK merupakan aksi perubahan yang diinisiasi oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Drs. H. Marwansyah, dalam rangka Diklat PKA III Angkatan V. Kegiatan ini diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama, Kasubbag Tata Usaha, Kasi Bimas Islam, Operator SIMKAH, SIMAS, SIWAK, SIM Penais, Pengurus APRI, Penyuluh, serta Pengurus MKKM RA, MI, MTs, MA dari 15 Kabupaten / Kota se-Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Drs. H. Juanda Naim, M.H, menyambut baik dan memberikan apresiasi. Karena SIDAK diharapkan mampu menjawab tuntutan masyarakat dalam hal pelayanan.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa selama ini data keagamaan hanya ada pada Bidang Urais, Penaisberzawa, dan Bimas. Sehingga dengan adanya SIDAK, seluruh data yang ada di Kementerian Agama khususnya data keagamaan dapat diakses oleh masyarakat luas secara mudah dan murah. Karena seluruh data telah diintegrasikan dalam sebuah sistem yang terpusat, jadi bisa di akses kapan saja dan dimana saja,” katanya.

Menurut Kakanwil, SIDAK telah mengimplementasikan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“Hal ini mempertegas komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat puas pada pelayanan kita. Sehingga diharapkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) akan senantiasa meningkat,” ujarnya.

Kakanwil berharap kepada semua Kepala Bidang, Kepala Kantor Kemenag, dan seluruh jajarannya agar dapat mendukung jalannya program ini. Sehingga layanan yang ada pada Kemenag Provinsi Lampung akan menjadi semakin baik.

“Data ini sangatlah penting, karena melalui data kita bisa menentukan kebijakan terkait dengan perubahan, anggaran, dan program. Sejak awal saya selalu menekankan bahwa semua data ini harus terintegrasi, maka program yang digulirkan terkait dengan digitalisasi data ini harus kita support bersama. Selain itu, data yang ditampilkan harus valid dan tidak copy paste,” tuturnya.

Kemudian, Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Drs. H. Marwansyah melaporkan jika setiap ASN Kanwil diwajibkan melakukan layanan yang baik kepada masyarakat, yaitu memberikan layanan sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat.

“Prinsipnya adalah memberikan layanan secara lebih, yaitu lebih baik, lebih cepat, lebih baru, lebih murah, dan lebih sederhana. Pelayanan prima untuk masyarakat ini tentu juga perlu disinergikan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Maka, melalui aplikasi ini pelayanan publik yang efektif, efisien, akuntabel, transparan, dan kompetabel dapat terwujud,” jelasnya.

Kabag melanjutkan, manfaat yang ingin dicapai melalui aksi perubahan ini adalah data tersaji secara komprehensif dan terupdate secara berkala sehingga lebih akurat, cepat, mudah, murah, transparan, pasti, akuntabel dan terjangkau.

“Selain itu, dapat memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh informasi, meminimalisir kesalahan data dalam penyusunan DIPA RKA / KL Unit Eselon I Kementerian Agama RI, mendukung kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-Government, meningkatkan citra positif Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, serta dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pimpinan dalam mengambil kebijakan,” ungkapnya. (Okta Kusuma Jatha / Abdul Aziz / Saryono / Rizki Mubarok / A. Jemmi)


04/09/2021 00:20, Dilihat 50 kali