Bandar Lampung. MAN 1 (Humas). Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandar Lampung menggelar apel peringatan Hari Kartini pada Selasa pagi (21/04/26). Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI, guru dan tenaga kependidikan.
Bertindak sebagai pembina apel, Leni Herlina, Guru Sejarah MAN 1 Bandar Lampung. Dalam amanatnya, Leni menekankan bahwa perjuangan Raden Ajeng Kartini bermula dari hal fundamental, yakni melalui kertas dan pena.
“Kartini memulai perubahan dengan menulis surat berisi pemikiran kritis mengenai kesetaraan dan kondisi sosial. Kumpulan tulisan dalam 'Habis Gelap Terbitlah Terang' adalah bukti otentik bahwa kecerdasan literasi mampu menembus batas ruang dan waktu,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa semangat Kartini harus diwujudkan melalui kegigihan nyata, bukan sekadar perayaan seremonial. Leni memberikan catatan penting mengenai keseimbangan antara intelektualitas dan moralitas sebagai cerminan dari perjuangan sang pahlawan.
"Setinggi apa pun emansipasi dan pendidikan yang diraih, etika tetap menjadi landasan utama bagi generasi muda dalam berkarya," tambahnya.
Apel ditutup dengan doa bersama sebagai refleksi untuk mewujudkan generasi yang cerdas, beretika, dan berintegritas sesuai cita-cita luhur Kartini. (Kh/Yn/YM/FA)