Bandar Lampung — (Jurnalis) Siswa MAN 1 Bandar Lampung yang menjadi Young Diplomat Duta Kebudayaan Indonesia periode 2025–2027, Bintang Vidianza Samhan dan Ulya Nafisa, ikut menjadi perwakilan peserta Indonesia dalam kegiatan Melayu International Cultural Trip di Malaysia pada 15–20 September 2026.
Kegiatan yang mengandung tema “Parameswara of Malacca” tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperkenalkan sekaligus mempelajari kebudayaan Indonesia dan Malaysia. Selama kegiatan, peserta dapat mengikuti berbagai rangkaian kegiatan kebudayaan, audiensi dengan KBRI Kuala Lumpur, dan mengunjungi Sanggar Bimbingan Malaysia dan Kota Melaka.
Bintang Vidianza Samhan, siswa kelas XII F1.8 MAN 1 Bandar Lampung, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kunjungan, tetapi juga kesempatan untuk belajar dan bertukar perspektif mengenai kebudayaan. Salah satu pengalaman yang berkesan menurutnya adalah bertemu dengan anak-anak Indonesia di Sanggar Bimbingan Malaysia.
Dalam kegiatan ini, peserta juga memperkenalkan buku “Menjelajah Nusantara” yang mengenalkan budaya Indonesia melalui kisah petualangan tokoh Nusa dan Tara. Menurut Bintang, pelestarian budaya tidak selalu harus dilakukan melalui acara besar, tetapi juga dapat dilakukan melalui pendidikan, literasi, dan pendekatan yang dekat dengan generasi muda.
Sementara, Ulya Nafisa, siswi kelas XII F3 MAN 1 Bandar Lampung, menjelaskan bahwa misi utama peserta Indonesia adalah memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya kepada anak-anak usia sekolah. Beberapa budaya yang diperkenalkan meliputi bahasa, rumah adat, dan cerita rakyat.
Ulya dapat melihat adanya kesamaan budaya antara Indonesia dan Malaysia, terutama dalam hal bahasa yang sama-sama berakar dari Bahasa Melayu. Di sisi lain, ia juga menemukan perbedaan menarik dalam kebiasaan makan, salah satunya yaitu porsi makanan di Malaysia yang menurutnya cukup besar dan dapat dinikmati oleh dua orang.
Kedua nya juga mengajak generasi muda agar tidak malu untuk memperkenalkan budaya Indonesia di tingkat Nasional. Ulya juga mengatakan pentingnya menjaga dan mengembangkan budaya tanpa menghilangkan nilai-nilai yang terkandung di dalam nya.
Setelah kembali ke tanah air, Bintang menyampaikan bahwa para Duta Kebudayaan Indonesia akan terus membawa semangat tersebut melalui berbagai proyek budaya di bawah naungan Yayasan Arunika Cipta Abadi. Upaya itu diharapkan dapat membuat budaya Indonesia tetap dikenal, relevan, dan tetap terjaga.