Bandar Lampung. MAN 1 (Humas). Mahasiswa yang tergabung dalam SM-IAGI Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menggelar kegiatan SM-IAGI ITERA Goes To School di MAN 1 Bandar Lampung. Kegiatan yang berlangsung pada hari Senin, (26/10/2026) dari  pukul 13.15–14.30 WIB ini bertujuan memperkenalkan dunia kebumian, khususnya bidang ilmu geologi, sekaligus meningkatkan pemahaman siswa mengenai mitigasi bencana alam.

Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Erwin Rudiansah selaku penanggung jawab, dengan menghadirkan dua pemateri, yakni Naufal Bintang Rakhsana dan M. Ulya Ikhwan Jaya.

Dalam pemaparannya, para pemateri memperkenalkan Program Studi Teknik Geologi ITERA, mulai dari pengertian dan ruang lingkup keilmuan, kurikulum perkuliahan, tenaga pengajar, hingga berbagai kegiatan dan prestasi yang diraih. Pengenalan ini diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai bidang ilmu geologi serta membuka perspektif tentang pilihan pendidikan tinggi dan prospek pengembangan ilmu kebumian.

Selain memperkenalkan program studi, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai aksi mitigasi bencana, khususnya letusan gunung api dan gempa bumi. Materi tersebut menekankan pentingnya pemahaman terhadap potensi bahaya alam, langkah-langkah kesiapsiagaan, serta upaya mengurangi risiko bencana melalui pengetahuan yang tepat.

Yuniarti, selaku Waka Humas MAN 1 Bandar Lampung dalam sambutannya mengatakan bahwa edukasi mitigasi bencana menjadi bagian penting dalam kegiatan ini mengingat Indonesia memiliki potensi berbagai bencana geologi. Pemahaman mengenai karakteristik bencana dan tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana diharapkan dapat membangun kesadaran serta kesiapsiagaan siswa MAN 1 Bandar Lampung sejak dini.

Salah seorang siswa kelas XI.12 MAN 1 Bandar Lampung menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang menarik sekaligus menambah wawasan baru mengenai dunia kebumian.

“Kegiatan ini sangat menarik dan membuka wawasan baru seputar dunia kebumian, khususnya ilmu geologi. Selain itu, penyampaian materi mitigasi bencana alam sangat penting untuk mengedukasi masyarakat sejak dini mengenai bahaya letusan gunung api dan kerusakan akibat gempa bumi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan SM-IAGI ITERA Goes To School, siswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai dunia perkuliahan, tetapi juga mendapatkan pengetahuan praktis tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa terhadap ilmu kebumian sekaligus membentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap keselamatan diri, lingkungan, dan masyarakat.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah melalui kegiatan edukatif semacam ini menjadi salah satu upaya memperkaya pengalaman belajar siswa. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengenalan langsung terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. (Yn/Kh/YM/FA)