Bandar Lampung — (Jurnalis) Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, MAN 1 Bandar Lampung menggelar pembukaan rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan bertajuk "AMERTA" (Aspirasi Merdeka Menuju Transportasi Merdeka) pada Rabu (12/08/2026). Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh seluruh dewan guru, staf, serta siswa-siswi MAN 1 Bandar Lampung.
Ketua Pelaksana AMERTA, Faisal Fatih Tasry, dalam laporkannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk mengajak seluruh civitas academica MAN 1 Bandar Lampung berpartisipasi aktif dalam memeriahkan peringatan HUT RI ke-81.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh perwakilan Tim Manajemen MAN 1 Bandar Lampung, Dra. Yuniarti, S.Pd., yang ditandai dengan pemukulan gong. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penyelenggaraan acara ini tidak sekadar untuk ajang perlombaan, melainkan juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh persatuan dan kesatuan di lingkungan madrasah.
Sebelum perlombaan dimulai, seluruh peserta dan dewan guru memanjatkan doa bersama yang dipimpin oleh Raihan Nanda guna memohon kelancaran dan keselamatan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Suasana langsung dipenuhi antusiasme saat berbagai cabang perlombaan resmi dimulai usai sesi doa bersama.
Antusiasme dan kemeriahan acara dirasakan langsung oleh para peserta maupun suporter yang memadati area perlombaan. Salah satu siswa, Assadel, mengungkapkan rasa senangnya atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, lomba-lomba yang digelar sangat berkesan karena menonjolkan nilai keakraban dan sportivitas.
"Kegiatannya sangat seru karena terlihat sekali nilai persatuan dan keakrabannya. Lomba yang paling saya sukai adalah Estafet Kemerdekaan karena sportivitas dan semangatnya terasa banget, serta lomba Mancing Emosi yang unik dan menantang. Selain itu, saya juga berkesempatan mengikuti LCT Kemerdekaan untuk menguji wawasan kebangsaan," ungkap Assadel.
Tak kalah seru, sorak-sorai para suporter di pinggir lapangan turut membakar semangat para peserta lomba. Raisya Aurellia, salah seorang siswa yang menjadi suporter, mengaku momen memberi dukungan adalah bagian paling menyenangkan. "Bagian paling seru itu saat menyemangati teman-teman yang sedang berlomba. Energinya keluar semua dan heboh," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Andini Meyza dari kelas XI-1 menegaskan pentingnya peran suporter dalam sebuah pertandingan. Menurutnya, kekompakan suporter merupakan wujud solidaritas antar sesama siswa. Sementara itu, Keiza Aura dari kelas XI-5 turut memberikan pesannya kepada seluruh peserta yang bertanding. "Pesan saya, baik menang maupun kalah, yang terpenting tetap semangat," tutur Keiza.
Seluruh agenda perlombaan pada hari pertama berhasil dilaksanakan dengan lancar dan tertib. Setelah seluruh kegiatan usai, para siswa diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing untuk mempersiapkan diri melanjutkan kemeriahan perlombaan di hari berikutnya.
Kontributor: Asma, Talitha, Carisa, Khanza, Kansa, Iqbal, Kayna, Nabila, Farika, Avisa