Bandar Lampung. MAN 1 (Humas). MAN 1 Bandar Lampung kembali menggelar upacara bendera rutin pada Senin (28/9/2026) di halaman madrasah. Upacara kali ini dipimpin oleh Guru Bahasa Inggris, Hera Suzana, M.Pd., selaku pembina upacara, dengan pengurus OSIS bertugas sebagai pelaksana di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, Hera mengingatkan para murid agar tidak mudah terpengaruh oleh arus media sosial dan pesatnya perkembangan teknologi. Ia mengajak seluruh murid untuk lebih bijak membagi waktu serta mengarahkan perhatian mereka pada hal-hal positif.
Salah satu hal yang ia soroti adalah kebiasaan murid yang mencari kepuasan instan (self-reward) melalui konten viral di dunia maya. Menurut Hera, sistem media sosial memang dirancang untuk terus mengikat perhatian pengguna. Jika tidak dibatasi, murid berisiko terjebak dalam ketergantungan pada notifikasi dan sibuk mencari perhatian publik.
Ia mengategorikan ketergantungan tersebut sebagai "narkoba digital" yang dapat mengancam masa depan murid.
"Jika narkoba fisik kita jauhi karena merusak, kecanduan digital ini tidak kalah bahayanya bagi kalian. Jangan sampai kalian terlalu sibuk melihat kehidupan orang lain di ponsel, tetapi tugas dan kewajiban belajar sendiri malah terabaikan," kata Hera di hadapan para peserta upacara.
Menutup amanatnya, Hera mengutip Surah Al-'Ashr untuk mengingatkan murid agar tidak menyia-nyiakan waktu. Ia mengimbau para murid untuk menjauhkan ponsel saat sedang belajar agar tidak terjebak scrolling yang menguras waktu tanpa disadari.
"Media sosial itu pada dasarnya hanyalah alat bantu. Kalian yang harus memegang kendali atas teknologi, bukan teknologi yang mengendalikan kalian," pungkasnya. (Kh/Yn/FA/YM/AL)