Bandar Lampung. MAN 1 (Humas). MAN 1 Bandar Lampung menggelar upacara bendera yang dihadiri langsung oleh perwakilan Kepala BNN Provinsi Lampung, Fhata Z'AF Al'Ali, M.I.Kom., sebagai pembina upacara pada Senin (12/10). Dalam amanatnya, pihak BNN menekankan pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak dini di lingkungan madrasah.

Fhata juga turut mengapresiasi civitas akademika MAN 1 Bandar Lampung yang terus mengukir prestasi. Menurutnya, rentetan prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa lingkungan madrasah terbebas dari penyalahgunaan barang haram.

"Murid MAN 1 terbukti tidak ada pengguna narkoba. Karena jika sudah terpapar narkoba, pasti tidak akan ada prestasi. Narkoba itu merusak masa depan," tegas Fhata di hadapan para siswa dan dewan guru.

Ia menjelaskan bahwa aksi nasional anti-narkotika harus dimulai dari usia sekolah. Saat ini, terdapat lebih dari 1.000 hingga 1.500 jenis narkotika yang beredar dengan modus yang makin samar. Salah satu ancaman yang patut diwaspadai remaja adalah penggunaan vape (rokok elektrik), pod, dan mod, karena beberapa jenis liquid rentan disusupi zat narkotika yang memicu halusinasi.

"Secara aturan vape diperuntukkan bagi usia 21 tahun ke atas. Namun kenyataannya, rentang usia 12–19 tahun justru menjadi kelompok rentan yang paling banyak menggunakan. Penggunaannya sangat samar dan ini berbahaya," tambahnya.

Selain vape, Fhata juga mengingatkan bahaya adiksi seperti lem Aibon yang kerap diabaikan, padahal memiliki efek merusak bagi kesehatan organ dan saraf.

Pada kesempatan yang sama, BNN Provinsi Lampung juga menyoroti manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Selain memenuhi nutrisi siswa, program ini dinilai efektif meminimalisasi potensi siswa mengonsumsi jajanan yang tidak jelas di luar area madrasah yang berisiko terpapar zat berbahaya.

Sebagai langkah konkret ke depan, BNN Provinsi Lampung berencana menjalin kolaborasi berkelanjutan bersama MAN 1, meliputi penerapan kurikulum anti-narkoba serta penyelenggaraan pembinaan dan pelatihan rutin bagi para siswa.

"Kami mengapresiasi pihak sekolah dan berharap kolaborasi ini segera terwujud melalui kurikulum anti-narkoba dan pembinaan berkala. Mari kita wujudkan lingkungan yang sehat dan Bersinar Bersih dari Narkoba," pungkasnya. (Kh/Yn/YM/FA/AL).