Bandar Lampung, MAN 1(Humas). Sebagai tindak lanjut Diklat Insersi Pendidikan Antikorupsi yang diselenggarakan oleh Kemenag Provinsi Lampung di Hotel Batiqa beberapa hari yang lalu,MAN 1 Bandar Lampung mengadakan Forum Grup Discustion (FGD) Penyusunan Perangkat Pembelajaran Insersi Pendidikan Antikorupsi yang berlangsung di Gedung Serba Guna MAN 1 Bandar Lampung selama dua hari yaitu dari tanggal 14 s.d.15 Maret 2022.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri perwakilan guru mapel PPKn, Akidah Akhlak dan Alquran Hadist yang berjumlah 16 orang.
Kepala MAN 1 Bandar Lampung,Hi.Lukman Hakim,S.Pd.M.M. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa implementasi insersi pendidikan antikorupsi dititipkan melalui mapel PPKn, Alquran Hadist dan Akidah Akhlak.
"Semoga Bapak/Ibu pengampu ketiga mapel tersebut bisa menjadi catatan amal ibadah yang bisa dipetik di yaumil akhir nanti,"kata Lukman.
Hi.Asyikin,M.Pd. selaku pemateri dalam kegiatan tersebut menjelaskan tujuan diadakannya sosialisasi ini untuk menyusun perangkat pembelajaran yang menisersikan proses pembelajaran antikorupsi.
Adapun teknis insersi PAK dilakukan tanpa mengubah Kompetensi Dasar (KD) melainkan dengan menambahkan indikator saja.Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat pemetaan karakter disesuaikan dengan KD yang sudah ada pada setiap mapelnya.Ada 9 karakter yang harus ditanamkan yaitu jujur,peduli,mandiri, disiplin, tanggung jawab, bekerja keras, sederhana, berani serta adil.
Di akhir presentasinya, Asyikin meminta kerja sama Humas untuk mensosialisasikan implementasi PAK ini ke seluruh warga madrasah maupun di luar lingkungan madrasah.
Kontributor (HrS/Yn/Aska69/AS)