Bandar Lampung. MAN 1 (Humas). KKN-PPL Kelompok 24 meresmikan dua program kerja berupa school map dan pembuatan sabun cuci tangan di MAN 1 Bandar Lampung, Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN-PPL dalam mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang informatif, bersih, dan sehat.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim, mengapresiasi program yang dilaksanakan KKN-PPL Kelompok 24. Menurutnya, program tersebut memberikan dampak positif bagi warga madrasah dan sejalan dengan upaya mendukung Asta Protas serta ekoteologi.
“Terima kasih sudah membawa efek positif terkait kegiatan ini. Asta Protas dan ekoteologi menjadi bagian yang perlu kita dukung bersama,” ungkap Lukman.
Lukman juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat setiap program yang telah dibuat agar dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan. Ia mencontohkan program penanaman sekitar 150 pohon pule yang dilakukan pada tahun sebelumnya. Menurutnya, tidak seluruh pohon dapat bertahan karena kurangnya perawatan dan penyiraman.
“Kalau kita tidak mampu merawat, tidak akan berhasil. Segala sesuatunya perlu dirawat,” tegasnya.
Ia menyampaikan bahwa prinsip yang sama perlu diterapkan pada program hidroponik yang dikembangkan di lingkungan madrasah. Karena menggunakan air sebagai media tanam, program tersebut memerlukan pengelola yang bertanggung jawab agar dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi warga madrasah.
Sementara itu, Ketua KKN-PPL Kelompok 24, Nanda Enjelita, menjelaskan bahwa school map dipilih karena luasnya lingkungan MAN 1 Bandar Lampung belum didukung informasi mengenai lokasi ruang kelas dan berbagai fasilitas yang dapat diakses oleh warga madrasah maupun tamu. Keberadaan school map diharapkan dapat mempermudah pencarian ruang dan fasilitas di lingkungan madrasah.
Selain school map, KKN-PPL Kelompok 24 juga melaksanakan program pembuatan sabun cuci tangan. Program tersebut ditujukan untuk mendukung penerapan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan madrasah. Kegiatan ini juga berkaitan dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dalam membiasakan peserta didik mencuci tangan menggunakan sabun setelah makan.
Dalam proses pembuatannya, mahasiswa KKN-PPL Kelompok 24 bekerja sama dengan ekstrakurikuler KKR MAN 1 Bandar Lampung. Sabun cuci tangan dibuat menggunakan sejumlah bahan, termasuk bahan alami berupa daun sirih.
Nanda menambahkan, masih terdapat tiga program kerja lainnya yang akan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan KKN-PPL Kelompok 24 di MAN 1 Bandar Lampung.
Peresmian school map dan program pembuatan sabun cuci tangan menjadi bagian dari kolaborasi KKN-PPL Kelompok 24 dengan MAN 1 Bandar Lampung dalam mendukung lingkungan madrasah yang lebih informatif, bersih, dan sehat. (Kh/Yn/YM/FA/AL)