Bandar Lampung MAN 1 (Humas). Kegiatan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) MAN 1 Bandar Lampung hari kedua dilaksanakan di dua tempat. Pertama, di Gedung Serba Guna MAN 1 Bandar Lampung, dan tempat berikutnya adalah di ruang kelas X8, Rabu (04/07/23).

Pada hari kedua ini, para guru mendapatkan materi tentang penyusunan CP, TP, ATP, serta Pembelajaran Berbasis Diferensiasi dan Asesmen yang dipaparkan oleh Sri Sunarti, M.Pd. dan Nur'aini, M.Pd.

Dijelaskan oleh Sri Sunarti, konsep pembuatan modul ajar berkaitan dengan sejumlah alat atau sarana media, metode, petunjuk, dan pedoman yang dirancang secara sistematis dan menarik.

Sri Sunarti menambahkan, modul ajar merupakan implementasi dari Alur Tujuan Pembelajaran yang dikembangkan dari Capaian Pembelajaran Profil Pelajar Pancasila, keragaman karakteristik siswa, kondisi, serta kemampuan satuan pendidikan tempat guru mengajar.

Terkait Pembelajaran Berbasis Diferensiasi dan Asesmen, Sri Sunarti mengatakan bahwa pembelajaran diferensiasi adalah proses siklus mencari tahu tentang siswa dan merespon belajarnya berdasarkan perbedaan. Dengan kata lain, pembelajaran diferensiasi sebagai pembelajaran yang memandang bahwa setiap siswa itu berbeda dan dinamis.

"Terdapat empat elemen penting dalam pembelajaran diferensiasi di kelas, yaitu konten, proses, produk, dan lingkungan belajar," terangnya.

Lebih lanjut Sri Sunarti menyebutkan, langkah memulai dalam pengajaran diferensiasi adalah berawal dari tujuan pembelajaran itu sendiri, fokus pada apa yang akan murid pelajari kemudian berpikir bagaimana mengajarnya.

Kontributor (HrS/Aska69/AS).