Bandarlampung, MAN 1 (Humas). MAN 1 Bandarlampung menggelar briefing pagi yang dimulai pada pukul 07.30 WIB di Ruang Guru, Rabu (08/05/24).
Giat briefing dipimpin oleh Asyikin,M.Pd. selaku Wakamad Bidang Kurikulum yang menyoroti tentang bullying atau perundungan yang akhir-akhir ini marak terjadi.
Asyikin menjelaskan, bullying dapat terjadi dalam tiga hal. Pertama, secara langsung berupa kontak fisik, seperti memukul, mendorong, menyakiti, dan mencubit. Kedua, dalam bentuk kontak verbal langsung, seperti memanggil dengan nama celaan, fitnah, merendahkan, serta mengejek. Ketiga, secara sosial, seperti menjauhi teman, tidak peduli terhadap teman sehingga teman tersebut merasa tertekan dan sejenisnya.
Terkait dengan hal ini, Asyikin mengajak kepada semua warga madrasah agar selalu berkomitmen dan menggugah di antara warga madrasah untuk mencegah terjadinya praktik tindakan bullying sebagai tindakan yang tidak terpuji.
"Pastikan madrasah menjadi tempat yang aman, nyaman, ramah, dan menyenangkan bagi peserta didik. Tidak ada bentuk kekerasan,baik itu kekerasan kejiwaan, maupun fisik," tambah Asyikin.
Selain perundungan yang menjadi topik utama, dalam briefing tersebut juga membahas tentang efek stukol, PAT bagi kelas X dan XI yang akan digelar pada akhir Mei, AKGTK pada guru mapel tertentu, dan pembagian rapor bagi siswa kelas XII. (HrS/Aska69/AS/Yn).