Bandar Lampung. MAN 1 (Humas). Mahasiswa KKN-PPL UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) meresmikan tiga program kerja di MAN 1 Bandar Lampung, Kamis (10/9/2026). Ketiga program tersebut meliputi Apotek Hidup, Pojok Baca, dan Educational Video.

Peresmian ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN-PPL dalam mendukung lingkungan madrasah yang edukatif, nyaman, dan berkelanjutan.

Melalui program Apotek Hidup, peserta didik diharapkan dapat mengenal tanaman herbal dan manfaatnya sekaligus belajar menjaga lingkungan. Pengelolaan Apotek Hidup selanjutnya diamanahkan kepada Anak KKR agar dapat dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Program Pojok Baca dihadirkan sebagai ruang yang nyaman dan menarik bagi warga MAN 1 Bandar Lampung. Pojok baca dilengkapi bean bag untuk menciptakan suasana membaca yang lebih nyaman dan menyenangkan. Di dalamnya juga terdapat Pohon Harapan sebagai ruang bagi peserta didik untuk menuliskan harapan, cita-cita, maupun pesan positif.

Sementara itu, Educational Video dirancang sebagai media pendukung pembelajaran yang menarik dan mudah dimanfaatkan. Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan mahasiswa KKN-PPL terhadap pengaktifan kembali Madrasah Digital Center (MDC) di MAN 1 Bandar Lampung.

Ketua KKN-PPL UIN RIL, Nanda Enjelita, menyampaikan bahwa ketiga program tersebut dirancang agar dapat memberikan manfaat bagi madrasah, tidak hanya selama pelaksanaan KKN-PPL, tetapi juga setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdian.

“Kami berharap ketiga program ini tidak berhenti setelah kegiatan KKN-PPL selesai. Apotek Hidup, Pojok Baca, dan Educational Video dapat terus dirawat, dimanfaatkan, dan dikembangkan oleh pihak madrasah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ungkap Nanda Enjelita.

Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim, mengapresiasi program yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN-PPL UIN RIL. Menurutnya, program tersebut memberikan tambahan fasilitas dan media yang dapat mendukung kegiatan peserta didik maupun warga madrasah.

“Kami mengapresiasi program yang telah dibuat oleh mahasiswa KKN-PPL. Harapannya, program ini dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik sehingga keberadaannya terus memberikan manfaat bagi peserta didik dan warga madrasah,” kata Lukman Hakim. (Kh/Yn/YM/FA/AL).