Bandar Lampung, MAN 1(Humas). Civitas akademika MAN 1 Bandar Lampung mengikuti Pembinaan Wawasan Kebangsaan, Selasa (31/01/2023). Kegiatan yang mengusung tema "Membangun Sinergitas Guna Mencegah Paham Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme" ini berlangsung di Gedung Serba Guna MAN 1 Bandar Lampung. Ada pun tujuan  kegiatan ini dalam rangka mencegah masuknya paham radikalisme di lingkungan madrasah.

Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim,S.Pd.M.M. menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini salah satu upaya untuk menumbuhkan dan memantapkan ideologi pancasila dan ini tentu sangat penting demi menjaga keutuhan NKRI.

Ahmad Rifai,S.E.M.M. selaku Kabid Bidang Madrasah Provinsi Lampung saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, untuk mencegah paham radikalisme Kemenag sudah melakukan berbagai upaya. Di antaranya,dengan membentuk tim antiradikalisme, mensosialisasikan moderasi beragama dan mengimbau untuk selalu memiliki cinta tanah air dan bela negara.

"Mudah-mudahan dengan pembinaan ini dapat memperkokoh mentalisme dan pemahaman ideologi pancasila guna mencegah ancaman bahaya radikalisme," ujarnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Ipda Solikhin dari Kapolda Provinsi Lampung. Pembinaan diawali dengan pemaparan tentang sejarah paham antiradikalisme dan Terorisme di Indonesia. Dicontohkan pula beberapa kejadian di Timur Tengah seperti Suriah, Taliban dan Afghanistan hingga tindak pidana terorisme di Indonesia.

"Paham radikalisme menjadi momok yang menakutkan bagi keutuhan bangsa,apalagi saat ini banyak berita hoax yang juga berpotensi memecah persatuan dan kesatuan bangsa," ungkapnya.

Ipda Solikhin juga menegaskan, pengikut paham radikalisme tidak menganut toleransi. Penganut radikalisme sangat fanatik terhadap madhab tertentu.

“ Jangan sampai kita terpapar dari sisi pemahaman ( intoleransi), jangan sampai kita terpapar dari sisi sikap ( radikalisme ), dan jangan sampai kita terpapar dari sisi tindakan ( terorisme ),” pungkas Solikhin

Kontributor (HrS/Aska69/AS).