Bandarlampung, MAN 1 (Humas). Sejumlah guru MAN 1 Bandarlampung mengikuti pelatihan teknik menghafal cepat dengan metode Hanifida. Pelatihan yang bertajuk "Pasti Belajar, Pasti Membaca, Pasti Aksi" ini dilaksanakan selama dua hari berturut-turut (3-4/10/23) di Ruang Kelas XI MIA2.
Teknik menghafal sesuatu semakin mudah untuk dipahami dan dimengerti satu di antaranya menggunakan metode Hanifida. Hal ini menjadi daya tarik MAN 1 Bandarlampung untuk bekerja sama dengan Pondok Pesantren Supercamp La Raiba Hanifida Diwek Jombang.
Adapun tujuan dari pelatihan ini agar para guru mengetahui langkah-langkah praktis, cepat, dan efektif guna membimbing siswa terkait teknik belajar cepat abad ke-21.
Salah satu keunikan metode Hanifida adalah mengekplorasi seluruh komponen dan bagian otak manusia. Metode ini menggunakan modul dan alat peraga mutakhir berbasis braind based learning, buku berwarna dan gambar yang disertai kata kunci serta ekspresi. Tidak hanya itu, alat yang digunakan melibatkan kemampuan visual, auditorial, dan kinestik sehingga pembelajaran dapat dilakukan secara cepat, efektif, efisien, menyenangkan juga menggairahkan.
Lukman Hakim, M.M. selaku Kepala madrasah mengatakan, pelatihan ini salah satu wujud kepedulian madrasah dalam mengembangkan kemampuan guru di bidang pendidikan.
Metode Hanifida dikembangkan oleh pasangan suami istri Dr. Hanifuddin, M.Ag. dan Dr. Khoirotul Idawati Mahmud, M. Pdi. yang terilhami pemegang Rekor Pertama Daya Sadar Muri Irawan Widiatmoko.
Kontributor (HrS/Aska69/AS).