Bandar Lampung. MAN 1 (Humas). MAN 1 Bandar Lampung menggelar upacara bendera perdana Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (20/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan madrasah tersebut diikuti seluruh murid kelas X, XI, dan XII, serta dewan guru dan tenaga kependidikan. Bertindak sebagai pembina upacara, Kompol Yaya Karyadi dari Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Lampung.
Dalam amanatnya, Kompol Yaya Karyadi mengajak seluruh murid menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, berkarakter, dan berprestasi. Ia menyampaikan bahwa kepolisian tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki peran dalam membina generasi muda agar mampu menjaga diri dari berbagai perilaku yang bertentangan dengan nilai, norma, dan ajaran agama.
"Generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perkembangan teknologi hingga pengaruh lingkungan. Karena itu, iman yang kuat menjadi benteng dalam menjaga diri," ungkapnya.
Lebih lanjut, Yaya mengingatkan para murid agar bangga menjadi bagian dari madrasah. Menurutnya, madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter dan mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas diri, termasuk memperkuat keimanan.
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, Yaya mengajak para murid agar mampu memanfaatkan gawai secara bijak. Menurutnya, teknologi harus digunakan sebagai sarana pendukung pembelajaran, bukan menjadi hal yang justru mengendalikan kehidupan mereka.
"Kita jangan terkendali oleh handphone, tetapi kitalah yang harus mengendalikan handphone," tegasnya.
Selain penguasaan ilmu dan pemanfaatan teknologi, Yaya juga menekankan pentingnya membangun akhlak serta karakter positif. Ia mengajak para murid membiasakan diri menerapkan akhlakul karimah melalui etika, tata krama, dan adab dalam kehidupan sehari-hari. Dengan karakter yang baik, para pelajar diharapkan mampu mengembangkan potensi diri dan meraih prestasi di berbagai bidang, baik akademik, keagamaan, olahraga, maupun bidang lainnya.
"Jangan sampai terjerumus pada perilaku negatif, seperti berkelahi, mengonsumsi minuman keras, atau membolos saat jam pelajaran. Jadilah generasi yang mampu hidup bermasyarakat dan berani berkarya," pungkasnya.
Sebagai penutup rangkaian amanat, Kompol Yaya Karyadi mengadakan sesi tanya jawab untuk mengukur pemahaman murid terhadap pesan yang telah disampaikan. Melalui kegiatan tersebut, murid yang mampu menjawab pertanyaan dengan tepat memperoleh apresiasi atas keberanian dan antusiasme mereka dalam mengikuti upacara. (Kh/Yn/YM/FA).